Unduh
0 / 0
679818/04/2010

KHAWATIR TIDAK COCOK DENGAN SUAMINYA KARENA TELAH MENCINTAINYA SEBELUM MENIKAH

Pertanyaan: 146463

Dahulu saya pernah pacaran dengan suami. Sementara ketika membaca website anda, perhatian saya tertuju masalah pacaran sebelum menikah. Dan saya membaca bahwa barangsiapa yang mencintai seseorang sebelum menikah atau duduk bersamanya, maka Allah tidak akan memberikan taufik dalam hubungannya. Sementara saya sangat ketakutan sekali. Bagaimana cara menebus dosaku?

Puji syukur bagi Allah, dan salam serta berkat atas Rasulullah dan keluarganya.

Maksud cinta yang dilarang sebelum menikah
adalah hubungan antara laki-laki dan perempuan yang mencakup hal-hal yang
diharamkan seperti, melihat, menyentuh, bersalaman, berduaan, kata-kata
percintaan, ucapan wanita yang mendayu dan lain-lainnya. Hal ini tidak
diragukan lagi keharamannya karena isinya yang diharamkan. Silahkan lihat
pengharaman hal tersebut di soal jawab no.
103044.

Terkadang seseorang jatuh cinta begitu saja
terhadap seseorang tanpa melakukan sesuatu yang haram. Seperti  wanita
mendengarkan laki-laki yang baik budi pekertinya sehingga dia jatuh cinta
padanya. hal ini tidak berdosa kalau tidak diikuti dengan sesuatu yang
haram.

Barangsiapa yang ingin melamar wanita, maka
dia dibolehkan melihat dan menemuinya dengan disertai mahramnya.
Bagaiamanapun bentuk cinta dan hubungan sebelum menikah, termasuk suatu
kesalahan. Maka dia harus memohon ampun dan bertaubat. Karena Allah
Subahanahu wa Ta’ala mengampuni dosa, menerima taubat dan menghilangkan
kesalahan. Jika anda melebihi batasan yang disyariatkan dengan perkataan,
jabatan tangan atau semisal itu, maka anda harus beristigfar. Allah telah
memberikan nikmat kepada anda dengan pernikahan, diberikan rizki dengan
pemuda sholeh, maka pujilah Allah Ta’ala dan berbaik sangka kepada Allah dan
berharap kebaikan, barokan serta taufiq dari-Nya.

Tidak ada seorang pun yang menegaskan bahwa
barangsiapa yang mencintai sebelum menikah, tidak akan diberi taufik dalam
pernikahannya. Ini termasuk masalah ghaib tidak ada yang mengetahui
melainkan Allah. Paling jauh dapat dikatan bahwa percintaan yang diharamkan
bisa menjadi sebab tidak mendapatkan taufiq. Karena seorang hamba dapat
ditahan rizkinya karena dosa yang dilakukannya.

Sebagaimana sabda Nabi sallallahu’alaihi wa
sallam:

وَإِنَّ الرَّجُلَ لَيُحْرَمُ
الرِّزْقَ بِالذَّنْبِ يُصِيبُهُ

 “Dan sesungguhnya seseorang ditahan rizkinya
karena dosa yang dilakukannya.”

(HR. Ibnu Majah, 4022, dihasankan oleh
Al-Bany dalam shahih Ibnu Majah)

Akan tetapi barangsiapa yang bertaubat dan
kembali, maka diharapkan dia mendapatkan taufiq dan bantuan serta mengganti
kejelekan dengan kebaikan. Maka percayalah kepada Allah Ta’ala, tinggalkan
ketakutan, dan beristigfarlah kepada Allah Ta’ala dari seluruh dosa,  baik
yang kecil maupun besar. Anda insyaallah dalam kebaikan.

Wallahu’alam

.

Refrensi

Soal Jawab Tentang Islam

at email

Langganan Layanan Surat

Ikut Dalam Daftar Berlangganan Email Agar Sampai Kepada Anda Berita Baru

phone

Aplikasi Islam Soal Jawab

Akses lebih cepat ke konten dan kemampuan menjelajah tanpa internet

download iosdownload android
at email

Langganan Layanan Surat

Ikut Dalam Daftar Berlangganan Email Agar Sampai Kepada Anda Berita Baru

phone

Aplikasi Islam Soal Jawab

Akses lebih cepat ke konten dan kemampuan menjelajah tanpa internet

download iosdownload android